KOLTIM, Aspirasisultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Metode Deep Learning untuk Peningkatan Literasi Digital Siswa bagi Guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tirawuta yang dilaksanakan di Mess Pemda Koltim, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Setda Koltim, Irwan Kara, S.Sos, MM. Turut hadir Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D. beserta jajaran Universitas Halu Oleo selaku penyelenggara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Timur beserta jajaran, para narasumber, panitia pelaksana, serta guru-guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Tirawuta sebagai peserta pelatihan.
Dalam sambutan Plt. Bupati Koltim yang dibacakan oleh Asisten III Irwan Kara, disampaikan bahwa perkembangan teknologi digital dan arus informasi yang berlangsung sangat cepat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Kondisi tersebut menuntut seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus beradaptasi agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, mampu berkolaborasi, serta berkarakter kuat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Deep Learning yang menjadi tema pelatihan bukanlah deep learning dalam bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), melainkan pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik memahami konsep secara lebih mendalam, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, serta mengembangkan daya nalar, kreativitas, kolaborasi, dan karakter. Pendekatan ini sejalan dengan arah transformasi pendidikan nasional yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran.
Selain penguatan metode pembelajaran, pelatihan ini juga menitikberatkan pada peningkatan literasi digital. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa literasi digital tidak hanya sebatas kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan memilih informasi yang benar, berpikir kritis, menjaga etika di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemkab Koltim memandang bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru sebagai pemimpin pembelajaran dan pembentuk karakter peserta didik. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan kemitraan dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Koltim juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Halu Oleo atas penyelenggaraan pelatihan, serta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Timur yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia pendidikan dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Mengakhiri sambutan Asisten III Irwan Kara mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan penuh semangat dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya wawasan serta meningkatkan kompetensi. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Ketika kita memajukan pendidikan, sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan Kabupaten Kolaka Timur,” demikian pesan Plt. Bupati dalam sambutannya sebelum secara resmi membuka pelatihan tersebut.
Laporan : Jumran
