KOLTIM, Aspirasisultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Koltim menggelar Kegiatan Peningkatan Sumber daya manusia (SDM) yang Berkaitan Langsung pada Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Kewenangan Kabupaten/Kota, bertempat di Aula Mess Pemda Koltim, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Jumat (21/08/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus dibuka langsung oleh Plt. Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Koltim dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta meningkatkan peran dan sinergi berbagai pihak dalam melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak di daerah.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Anak sebagai generasi penerus bangsa harus mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembangnya.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi, kita jaga dan kita pastikan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang secara optimal,” ujar Plt. Bupati.
Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan terhadap anak tidak hanya dilakukan setelah terjadinya kasus, tetapi harus diperkuat melalui langkah-langkah preventif, edukasi, peningkatan kapasitas serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap kegiatan peningkatan SDM tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para peserta dalam melakukan pencegahan, mengenali potensi kekerasan terhadap anak sejak dini, serta mengambil langkah yang tepat dalam memberikan perlindungan kepada anak.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun lingkungan yang ramah dan aman bagi anak di Kabupaten Kolaka Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Koltim Ferry Armeinus,S.T.,M.Eng.,Sc menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat upaya perlindungan anak di Koltim.
Menurutnya, diperlukan pemahaman dan kemampuan yang memadai dari seluruh pemangku kepentingan agar pencegahan kekerasan terhadap anak dapat dilakukan secara terarah, terpadu dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak, sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam memberikan perlindungan terbaik bagi anak,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kepedulian bersama terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dapat mengancam tumbuh kembang anak. Dengan adanya peningkatan kapasitas SDM, diharapkan berbagai potensi kekerasan dapat dikenali dan dicegah sedini mungkin.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut melibatkan 90 peserta dari berbagai unsur yang memiliki peran dalam upaya perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Koltim.
Peserta antara lain berasal dari TP-PKK Koltim sebanyak 5 orang, DWP Koltim 5 orang, Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) 12 orang, serta Forum Anak Kabupaten Koltim sebanyak 6 orang.
Selain itu, turut melibatkan Komite PATBM dari sejumlah kecamatan, yakni Mowewe 3 orang, Uluiwoi 2 orang, Tinondo 5 orang, Lalolae 2 orang, Tirawuta 5 orang, Loea 2 orang, Ladongi 5 orang, Dangia 5 orang, Poli-polia 5 orang, Aere 5 orang, Lambandia 7 orang, dan Ueesi 2 orang.
Peserta juga berasal dari UPTD PPPA Koltim sebanyak 3 orang, Sekretariat PPPA 3 orang, Bidang PHA 3 orang, Bidang PUG 3 orang, serta Bidang PHIP sebanyak 2 orang.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pencegahan kekerasan terhadap anak membutuhkan sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Keberadaan PATBM di tingkat kecamatan juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PPPA Kabupaten Koltim diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemkab Koltim dalam mewujudkan sistem perlindungan anak yang lebih baik serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, keluarga dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Koltim terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh hak perlindungan dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara optimal.
Laporan : Red
