KONUT, Aspirasisultra.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang semakin ketat, pembangunan fasilitas keagamaan di tingkat desa tetap mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya melalui dukungan yang diberikan PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara kepada panitia pembangunan Masjid An-Nur di Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, untuk Tahun Anggaran 2026.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid An-Nur, Juhardin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Antam Tbk atas bantuan dana sebesar Rp20 juta yang diberikan kepada panitia pembangunan masjid.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur keagamaan di desa serta sangat membantu dalam mempercepat proses pembangunan masjid yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah dan keagamaan masyarakat setempat.
“Dengan adanya bantuan ini, kami dapat melaksanakan beberapa pekerjaan penting, seperti memperluas halaman Masjid An-Nur agar lebih nyaman digunakan oleh jamaah dan masyarakat sekitar. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk memperbaiki pondasi teras masjid sehingga lebih kokoh dan aman,” ujar Juhardin.
Ia menjelaskan, selain untuk Masjid An-Nur, sebagian dana bantuan juga dialokasikan untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Muhajirin yang merupakan masjid induk di Desa Banggarema. Sebesar Rp7,5 juta digunakan untuk pemasangan plafon Masjid Al-Muhajirin guna meningkatkan kenyamanan jamaah saat beribadah.
Juhardin menegaskan bahwa seluruh penggunaan dana dilakukan secara transparan dan tepat sasaran sebagai bentuk komitmen panitia dalam memaksimalkan manfaat bantuan yang diberikan.
“Pembangunan masjid bukan hanya untuk memperindah bangunan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antarwarga desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banggarema, Lisrawati, turut mengapresiasi peran aktif PT Antam Tbk dalam mendukung pembangunan fasilitas umum di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sosial dan spiritual masyarakat desa.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan perusahaan terhadap pembangunan fasilitas keagamaan. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Lisrawati.
Hingga saat ini, proses pembangunan kedua masjid tersebut masih terus berlangsung dan diharapkan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Masyarakat setempat pun berharap dukungan dari perusahaan-perusahaan besar dapat terus berlanjut untuk membantu pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan desa.
Dukungan PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor tetap mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, meskipun pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Kehadiran dunia usaha dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan diharapkan dapat terus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Laporan : Red
