KOLTIM, Aspirasisultra com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX tingkat Kabupaten. Pembukaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., Pada Rabu (11/02/2026). Malam
Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Pemda yang menjadi arena pusat MTQ IX, berlokasi di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Koltim, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, lurah, kepala desa se-Koltim, kepala satuan pendidikan, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam se-Koltim, dewan hakim, kafilah MTQ, insan pers, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Yosep Sahaka menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan melantunkan Al-Qur’an. Menurutnya, MTQ merupakan wahana strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Al-Qur’an mengajarkan persatuan, keadilan, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial yang sangat relevan dengan pembangunan daerah saat ini,” ujarnya.
MTQ Ke-IX tahun ini mengusung tema “Kita Jadikan Al-Qur’an sebagai Perekat Persatuan dalam Kehidupan Bermasyarakat Menuju Kolaka Timur yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan dalam Ekosistem Agroindustri.” Tema tersebut, kata Yosep, mengandung makna mendalam bahwa persatuan merupakan fondasi utama pembangunan.
“Tanpa persatuan, kemajuan dan kesejahteraan sulit kita wujudkan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Al-Qur’an harus menjadi sumber nilai dan inspirasi dalam membangun Koltim, khususnya dalam penguatan ekosistem agroindustri. Pembangunan yang maju, lanjutnya, harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berakhlak, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Qurani. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan berkeadilan sosial.
Melalui MTQ, Yosep berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai aparatur, petani, pelaku usaha, maupun anggota masyarakat.
Kepada para kafilah dari 12 kecamatan se-Koltim, ia menyampaikan pesan untuk mengikuti musabaqah dengan menampilkan kemampuan terbaik, penuh sportivitas dan keikhlasan. Ia juga menyatakan kepercayaan kepada dewan hakim untuk menjalankan tugas secara profesional dan objektif.
Selain itu, Yosep berpesan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Koltim yang baru dilantik agar terus memperkuat perannya dalam membimbing dan melayani masyarakat, serta meningkatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
“Saya berharap MUI Kolaka Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Koltim, Yosep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan lurah, serta masyarakat Tirawuta atas kerja sama sehingga MTQ IX dapat terselenggara dengan baik.
Mengakhiri sambutannya, ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan dalam membangun Kolaka Timur yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an IX Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Laporan : Jumran
