KOLTIM, Aspirasisultra.com – Kesigapan personel Polres Kolaka Timur dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali membuahkan hasil. Saat melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Tirawuta, personel Sat Samapta Polres Kolaka Timur melihat kepulan asap dari kejauhan yang berasal dari wilayah Desa Orawa, (9/9).
Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan sumber asap tersebut.
Setibanya di lokasi, personel Sat Samapta menemukan adanya kebakaran lahan dengan luas kurang lebih setengah hektare. Petugas juga menemukan seorang warga berinisial M (48) yang diduga melakukan pembakaran lahan.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan selanjutnya diamankan ke Polres Kolaka Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, Satgas Karhutla Polres Kolaka Timur bersama unsur terkait segera melakukan pemadaman guna mencegah api meluas, mengingat di sekitar lokasi terdapat puluhan hektare lahan dalam kondisi kering. Setelah api berhasil dikendalikan, personel tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.
Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan keprihatinannya atas masih adanya pembakaran lahan di tengah kondisi kemarau berkepanjangan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat membahayakan keselamatan, merusak lingkungan, serta mengganggu kesehatan masyarakat.
“Kami akan menindak tegas setiap tindakan yang berpotensi menyebabkan Karhutla. Mari bersama-sama menjaga Kolaka Timur agar tetap nyaman dan sehat,” tegasnya.
Upaya tersebut sejalan dengan Maklumat Kapolda Sultra terkait pencegahan Karhutla dan semangat “JAGA BUMI ANOA”.
Selain pengungkapan di Desa Orawa, Polres Kolaka Timur juga turut mengungkap kasus Karhutla di wilayah Wesalo melalui kegiatan gabungan bersama Ditreskrimsus Polda Sultra.
Dalam kasus tersebut, pelaku telah diamankan di Polda Sultra untuk menjalani proses hukum. Langkah ini menjadi bukti keseriusan jajaran Polri dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman Karhutla, khususnya di tengah musim kemarau.
Laporan : Jumran
