KOLTIM, Aspirasisultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rest Area UMKM, Kelurahan Rate-rate, Kecamatan Tirawuta, Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Koltim yang diwakili oleh Asisten II Setda Koltim, La Fala, SE, Kepala Dinas Ketapang Koltim Dr. Ir. Idarwaty, MM, serta unsur pemerintah kecamatan, lurah, dan masyarakat setempat.
Dalam penyampaiannya, Asisten II Setda Koltim La Fala, SE menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketapang Koltim, Dr. Ir. Idarwaty, MM menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, daya beli masyarakat tetap terjaga serta distribusi pangan di wilayah Kolaka Timur dapat berjalan dengan baik dan stabil.
Gerakan Pangan Murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti beras dan minyak goreng dengan harga subsidi atau harga terjangkau.
Pemkab Koltim berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan.
Laporan : Jumran
