KOLTIM, Aspirasisultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Semester I Tahun 2026 di Aula Rapat Lantai II Kantor Bupati Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus memperkuat arah pengembangan BUMD agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., didampingi Sekretaris Daerah Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., M.M. Turut hadir Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, kepala bagian setda, jajaran Perumda Aneka Usaha yang terdiri dari Direktur Muhammad Jabal, S.H., Dewan Pengawas Hasrul, S.IP., M.M., serta unsur Kuasa Pemilik Modal (KPM).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Perumda Aneka Usaha memaparkan Rencana Bisnis (Renbis) Tahun 2026–2031 yang menjadi peta jalan transformasi perusahaan daerah dari kondisi yang selama ini belum produktif menuju BUMD yang profesional, sehat, dan mampu mengelola berbagai potensi ekonomi Kabupaten Kolaka Timur.
Paparan tersebut menitikberatkan pada pengembangan usaha secara bertahap dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), penguatan kelembagaan, serta pengembangan berbagai lini usaha strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kontribusi terhadap PAD.
Dalam arahannya, Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki komitmen kuat untuk membangun kembali Perumda sebagai instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Perumda harus mampu bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Potensi daerah yang kita miliki harus dikelola secara optimal agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Namun seluruh proses tersebut harus dijalankan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik serta akuntabilitas,” tegas Plt. Bupati.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Perumda, baik melalui sinkronisasi kebijakan, pendampingan regulasi, maupun percepatan koordinasi lintas sektor sehingga setiap program yang direncanakan dapat berjalan sesuai target.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., M.M., menekankan pentingnya penguatan manajemen dan tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap BUMD.
“Perencanaan bisnis yang baik harus diikuti dengan pelaksanaan yang disiplin, transparan, dan terukur. Setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, dilakukan evaluasi secara berkala, serta mampu menunjukkan dampak nyata bagi daerah. Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan jajaran Perumda, kita optimistis perusahaan daerah ini dapat berkembang menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi Kabupaten Kolaka Timur,” ujar Sekda.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemkab Koltim berharap seluruh jajaran Perumda dapat mempercepat implementasi program-program prioritas yang telah disusun dalam Rencana Bisnis 2026–2031, sehingga keberadaan BUMD benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kolaka Timur.
Laporan : Jumran
