KOLTIM, Aspirasisultra.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kolaka Timur, Drs. Syafruddin, M.Pd., memberikan apresiasi dan dukungan kepada para pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI) Kabupaten Kolaka Timur.
Dukungan tersebut disampaikan Syafruddin saat menerima pelatih SMI Koltim pada Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan olahraga pencak silat sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.
Syafruddin berharap para pelatih SMI Koltim terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet sehingga mampu melahirkan pesilat-pesilat unggul yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kolaka Timur maupun Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat regional hingga nasional.
“Pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan pelestarian tradisi luhur bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan olahraga yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi perkembangan potensi generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya daerah melalui seni bela diri pencak silat. Dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan dan olahraga juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kolaka Timur.
Sementara itu, Pelatih SMI Koltim, Hasnah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka Timur.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para pelatih dan atlet untuk terus berlatih, meningkatkan prestasi, serta menjaga nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari.
“Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membina atlet-atlet muda yang berprestasi dan berakhlak baik,” kata Hasnah.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan insan olahraga, SMI Koltim diharapkan semakin berkembang serta mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Laporan : Jumran
